📍 Jl. Berlian Permata Depok ✉️ sobatalihsanperdep@gmail.com
Kazanah Islam

Panduan Lengkap
Haji & Umrah

Penjelasan, larangan, sunnah, urutan rangkaian, doa-doa, serta tanya jawab seputar ibadah Haji dan Umrah — panduan praktis bagi setiap muslim.

Penjelasan Ibadah

Haji & Umrah

Pahami pengertian, hukum, syarat, rukun, larangan, dan hal-hal yang disunahkan dalam ibadah Haji dan Umrah.

Pengertian & Hukum Haji

Haji adalah berkunjung ke Baitullah (Ka'bah) di Makkah Al-Mukarramah untuk melaksanakan rangkaian ibadah tertentu pada waktu yang telah ditentukan (bulan Dzulhijjah), dengan syarat dan rukun yang telah ditetapkan syariat.

Haji hukumnya wajib bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat — dilaksanakan sekali seumur hidup. Dalilnya adalah firman Allah QS. Ali Imran: 97 dan hadits Nabi ﷺ.

  • Rukun Islam ke-5 — diwajibkan bagi yang mampu
  • Waktu pelaksanaan: Bulan Dzulhijjah (khususnya 8–13 Dzulhijjah)
  • Haji Mabrur — pahalanya adalah surga

Syarat Wajib Haji

Haji diwajibkan bagi seseorang yang telah memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Islam — tidak wajib bagi non-muslim
  • Baligh — sudah dewasa/aqil baligh
  • Berakal — tidak gila atau hilang akal
  • Merdeka — bukan budak (hamba sahaya)
  • Istitha'ah (mampu) — mampu secara fisik, finansial, dan keamanan perjalanan

Larangan dalam Ihram Haji

Saat berihram, jamaah haji dilarang melakukan hal-hal berikut. Melanggar larangan dapat mengakibatkan dam (denda).

  • Memakai pakaian berjahit bagi laki-laki
  • Menutup kepala bagi laki-laki (penutup melekat)
  • Menutup wajah bagi perempuan
  • Memakai wewangian (parfum, sabun wangi)
  • Memotong rambut atau kuku
  • Berburu dan membunuh binatang darat
  • Berhubungan suami istri (jima')
  • Rafats (perkataan/perbuatan kotor/jorok)
  • Fusuq (berbuat dosa, bertengkar, berdebat)
  • Melamar/menikahkan diri atau orang lain

Sunnah-Sunnah Haji

Selain rukun dan wajib, terdapat berbagai amalan sunnah yang dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah haji:

  • Mandi ihram sebelum berpakaian ihram
  • Shalat sunnah ihram 2 rakaat setelah memakai ihram
  • Membaca talbiyah dengan suara keras (bagi laki-laki)
  • Thawaf qudum (thawaf penyambutan) bagi yang berhaji ifrad/qiran
  • Mabit di Muzdalifah hingga setelah shalat Subuh
  • Shalat di Masjidil Haram sebanyak-banyaknya
  • Minum air zamzam sambil berdoa
  • Mencium Hajar Aswad saat thawaf bila memungkinkan
  • Ziarah ke Masjid Nabawi dan Raudhah

Pengertian & Hukum Umrah

Umrah adalah mengunjungi Baitullah (Ka'bah) untuk melaksanakan thawaf, sa'i, dan bercukur/memendekkan rambut, dengan cara dan syarat tertentu yang ditetapkan syariat Islam.

Jumhur ulama berpendapat umrah hukumnya wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu. Sebagian ulama berpendapat hukumnya sunnah muakkadah. Umrah dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun kecuali pada hari-hari tertentu.

  • Disebut "Haji Kecil" — lebih singkat dari haji
  • Dapat dilakukan berkali-kali dalam setahun
  • Umrah di Ramadhan pahalanya setara haji bersama Nabi ﷺ

Rukun Umrah

Rukun umrah adalah amalan-amalan yang wajib dilaksanakan dan bila ditinggalkan maka umrahnya tidak sah:

  • 1. Ihram — niat berihram dari miqat
  • 2. Thawaf — mengelilingi Ka'bah 7 putaran
  • 3. Sa'i — berjalan antara Shafa dan Marwah 7 kali
  • 4. Tahallul — mencukur/memendekkan rambut
  • 5. Tertib — dilaksanakan sesuai urutannya

Larangan dalam Ihram Umrah

Larangan ihram umrah sama dengan larangan ihram haji. Selama berihram dilarang:

  • Memakai pakaian berjahit bagi laki-laki (sarung dan selendang putih)
  • Menutup kepala bagi laki-laki
  • Memakai cadar/sarung tangan bagi perempuan
  • Menggunakan wewangian
  • Memotong rambut atau kuku
  • Berburu binatang darat
  • Berhubungan suami istri
  • Berkata-kata kotor, bertengkar, berdebat

Sunnah-Sunnah Umrah

Amalan-amalan sunnah dalam umrah yang dianjurkan untuk mendapatkan kesempurnaan ibadah:

  • Mandi junub sebelum ihram
  • Shalat sunnah 2 rakaat setelah memakai pakaian ihram
  • Membaca talbiyah mulai dari miqat hingga melihat Ka'bah
  • Memulai thawaf dari Hajar Aswad
  • Mencium Hajar Aswad jika memungkinkan
  • Raml (berlari kecil) pada 3 putaran pertama thawaf bagi laki-laki
  • Shalat 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim setelah thawaf
  • Minum air zamzam setelah shalat
  • Mencukur habis rambut (afdhal) daripada hanya memendekkan
Panduan Praktis

Urutan Rangkaian Ibadah

Ikuti langkah-langkah ibadah Haji dan Umrah secara berurutan sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.

1

Miqat — Niat Ihram Haji

Memakai pakaian ihram (2 helai kain putih untuk laki-laki, pakaian longgar untuk perempuan), mandi sunnah ihram, shalat sunnah 2 rakaat, lalu berniat ihram dengan mengucapkan:

لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ حَجًّا

"Labbaik Allahumma Hajjan" — Ya Allah, aku sambut panggilan-Mu untuk berhaji

Mulai membaca talbiyah dari miqat hingga melempar jumroh aqabah pada 10 Dzulhijjah.
2

8 Dzulhijjah — Hari Tarwiyah (Menuju Mina)

Berangkat ke Mina sebelum atau setelah Dzuhur. Shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya (diqashar, tidak dijamak) di Mina. Mabit (bermalam) di Mina.

Di Mina, perbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, dan berdoa.
3

9 Dzulhijjah — Wukuf di Arafah (Rukun Haji)

Ini adalah inti dari ibadah haji. Jamaah wajib berada di padang Arafah dari tergelincirnya matahari (waktu Dzuhur) hingga terbenamnya matahari. Shalat Dzuhur dan Ashar dijamak dan diqashar. Perbanyak doa, dzikir, dan membaca Al-Qur'an.

اَلْحَجُّ عَرَفَةُ

"Haji itu adalah Arafah" (HR. Abu Dawud & Tirmidzi)

Setelah matahari terbenam, berangkat ke Muzdalifah dengan tenang dan tidak terburu-buru.
4

Mabit di Muzdalifah

Sesampainya di Muzdalifah, shalat Maghrib dan Isya dijamak ta'khir dan diqashar. Bermalam di Muzdalifah. Kumpulkan batu-batu kerikil (70+ butir) untuk melempar jumrah. Shalat Subuh berjamaah lalu berdzikir hingga hari mulai terang.

Batu yang dikumpulkan sebesar biji kacang tanah (tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil).
5

10 Dzulhijjah — Hari Nahr (Iduladha)

Setelah Subuh, pergi ke Mina. Urutan amalan hari ini: (a) Melempar Jumrah Aqabah 7 batu sambil bertakbir, (b) Menyembelih hewan hadyu (bagi yang berhaji tamattu'/qiran), (c) Mencukur/memendekkan rambut (tahallul awal), (d) Thawaf Ifadhah ke Masjidil Haram (rukun haji), (e) Sa'i (bagi yang belum sa'i sebelumnya).

Setelah tahallul awal: boleh memakai pakaian biasa, kecuali berhubungan suami-istri.
6

11–13 Dzulhijjah — Mabit di Mina & Melempar Jumrah

Kembali ke Mina untuk mabit (wajib). Setiap hari pada waktu setelah Dzuhur, melempar tiga jumrah: Jumrah Ula (7 batu), Jumrah Wustha (7 batu), lalu Jumrah Aqabah (7 batu). Yang ingin nafar awal (pulang lebih cepat) boleh pergi pada 12 Dzulhijjah sebelum Maghrib.

Hari tasyriq ini penuh berkah — perbanyak dzikir dan takbir.
7

Thawaf Wada' (Perpisahan)

Sebelum meninggalkan Makkah, wajib melaksanakan Thawaf Wada' (thawaf pamitan) — mengelilingi Ka'bah 7 putaran. Ini adalah amalan terakhir di Makkah.

Perempuan yang sedang haid dimaafkan dari thawaf wada'. Haji telah selesai sempurna.
1

Miqat — Memakai Ihram & Niat Umrah

Mandi sunnah ihram, memakai pakaian ihram, shalat sunnah 2 rakaat, lalu niat umrah dari miqat (batas wilayah) dengan mengucapkan:

لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ عُمْرَةً

"Labbaik Allahumma 'Umratan" — Ya Allah, aku sambut panggilan-Mu untuk berumrah

Miqat jamaah Indonesia biasanya di Bir Ali (Dzul Hulaifah) atau di atas pesawat saat melewati Yalamlam.
2

Membaca Talbiyah Menuju Makkah

Perbanyak membaca talbiyah sepanjang perjalanan menuju Makkah hingga melihat Ka'bah:

لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيْكَ لَكَ
Laki-laki membaca talbiyah dengan suara keras, perempuan dengan suara lembut (hanya terdengar sendiri).
3

Thawaf — Mengelilingi Ka'bah 7 Putaran

Masuk Masjidil Haram dengan kaki kanan sambil berdoa. Menuju Ka'bah dan mulai thawaf dari Hajar Aswad dengan mengucapkan "Bismillah, Allahu Akbar". Mengelilingi Ka'bah 7 putaran berlawanan arah jarum jam, Ka'bah selalu berada di sebelah kiri. Sunnah: raml (berlari kecil) pada 3 putaran pertama bagi laki-laki, idhthiba' (membuka bahu kanan).

Saat melewati Rukun Yamani, usap dengan tangan kanan. Saat melewati Hajar Aswad, ucapkan "Allahu Akbar".
4

Shalat 2 Rakaat di Belakang Maqam Ibrahim

Setelah selesai thawaf, shalat 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim (atau di tempat lain dalam masjid bila terlalu penuh). Rakaat pertama membaca QS. Al-Kafirun, rakaat kedua membaca QS. Al-Ikhlas.

Setelah shalat, dianjurkan minum air zamzam sambil berdoa menghadap Ka'bah.
5

Sa'i — Berjalan antara Shafa dan Marwah

Menuju bukit Shafa, membaca doa naik Shafa, lalu berjalan menuju Marwah (1 kali). Kembali dari Marwah ke Shafa (2 kali), terus hingga 7 kali (berakhir di Marwah). Antara dua tanda hijau, laki-laki berlari kecil (sunnah). Perempuan berjalan biasa.

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللّٰهِ
Shafa ke Marwah = 1 kali. Marwah ke Shafa = 1 kali. Total 7 kali, dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah.
6

Tahallul — Mencukur / Memendekkan Rambut

Setelah sa'i, bercukur atau memendekkan rambut. Bagi laki-laki, afdhal (lebih utama) mencukur habis seluruh rambut kepala. Bagi perempuan, cukup memotong sepanjang ruas jari dari ujung rambut.

Setelah tahallul, semua larangan ihram telah gugur. Umrah telah selesai dengan sempurna.
Amalan Dzikir

Doa-Doa Haji & Umrah

Kumpulan doa penting yang dibaca dalam setiap rangkaian ibadah Haji dan Umrah sesuai sunnah Nabi ﷺ.

Haji & Umrah Niat Ihram
لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيْكَ لَكَ
Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.
"Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu."
Waktu: Dibaca berulang-ulang dari miqat hingga melihat Ka'bah (saat umrah) atau hingga melempar jumroh aqabah (saat haji)
Haji & Umrah Memasuki Masjidil Haram
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ، اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Allahumma antas salaam wa minkas salaam, fa hayyinaa Rabbanaa bis salaam. Allahummaftah lii abwaaba rahmatik.
"Ya Allah, Engkau adalah As-Salam (Maha Sejahtera) dan dari-Mu keselamatan, maka hidupkanlah kami ya Tuhan kami dengan kesejahteraan. Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu."
Waktu: Saat memasuki Masjidil Haram, kaki kanan dahulu
Haji & Umrah Melihat Ka'bah
اَللّٰهُمَّ زِدْ هٰذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيْفًا وَتَكْرِيْمًا وَتَعْظِيْمًا وَبِرًّا
Allahumma zid haadzal baita tasyriifan wa ta'zhiiman wa takriiman wa mahaabatan, wa zid man syarrafahuu wa karramahu mimman hajjahuu awi'tamarahuu tasyriifan wa takriiman wa ta'zhiiman wa birraa.
"Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan bagi rumah ini, dan tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan, dan kebaikan bagi orang yang memuliakannya dari mereka yang berhaji atau berumrah ke sini."
Waktu: Pertama kali melihat Ka'bah — doa ini mustajab, berdoalah untuk semua hajat
Haji & Umrah Doa Thawaf
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban naar.
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka."
Waktu: Dibaca terutama antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad (sudut keempat Ka'bah)
Umrah Doa di Bukit Shafa
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Laa ilaaha illallaahu wahdahu, anjaza wa'dahu, wa nashara 'abdahu, wa hazamal ahzaaba wahdah.
"Tiada tuhan selain Allah, Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji, Ia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada tuhan selain Allah, Esa, yang menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan golongan musuh sendirian."
Waktu: Dibaca 3 kali di atas bukit Shafa, setiap kali diikuti doa pribadi
Haji Doa Wukuf di Arafah
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir.
"Tiada tuhan selain Allah, Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji, dan Ia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Waktu: Doa terbaik adalah doa hari Arafah. Perbanyak doa ini dan doa-doa lainnya saat wukuf
Haji Doa Melempar Jumroh
بِسْمِ اللّٰهِ، اَللّٰهُ أَكْبَرُ، رَغْمًا لِلشَّيْطَانِ وَحِزْبِهِ
Bismillaahi, Allaahu Akbar, raghman lisy syaithaani wa hizbih.
"Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, (kulempar ini) untuk menghinakan setan dan bala tentaranya."
Waktu: Dibaca setiap kali melempar satu batu, total 7 kali untuk setiap jumroh
Haji & Umrah Doa Minum Air Zamzam
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Allahumma innii as'aluka 'ilman naafi'an, wa rizqan waasi'an, wa syifaa'an min kulli daa'.
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit."
Waktu: Dibaca menghadap kiblat sambil minum air zamzam dalam 3 tegukan
Tanya Jawab

Pertanyaan Seputar
Haji & Umrah

Klik pertanyaan untuk melihat jawaban lengkap. Dihimpun dari berbagai pertanyaan jamaah yang sering muncul.

Apa perbedaan utama antara Haji Tamattu', Ifrad, dan Qiran?

Apakah haji yang dilakukan oleh anak kecil (belum baligh) sudah menggugurkan kewajiban haji?

Bolehkah perempuan berhaji atau umrah tanpa mahram?

Apa yang harus dilakukan jika melanggar larangan ihram?

Bagaimana hukum berhaji untuk orang yang sudah meninggal dunia?

Apakah boleh melakukan umrah berkali-kali dalam satu kunjungan ke Makkah?

Apa yang dimaksud dengan dam dan kapan seseorang wajib membayar dam?

Bagaimana tata cara thawaf yang benar bagi jamaah yang menggunakan kursi roda?

Apakah boleh berhaji menggunakan dana utang atau pinjaman?

Apa keutamaan dan pahala ibadah umrah di bulan Ramadhan?